MCI – Gunungkidul, DIY | Pemerintah Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, resmi melantik dua dukuh dan mengambil sumpah satu staf pamong kalurahan dalam sebuah prosesi yang digelar di Balai Kalurahan Ngestirejo, Selasa (28/7/2026) siang. Pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat roda pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam prosesi tersebut, Lurah Kalurahan Ngestirejo, Wahyu Suhendri, melantik Wanuri Setyawan sebagai Dukuh Padukuhan Kudu dan Danik Suprianto sebagai Dukuh Padukuhan Gatak II. Pada kesempatan yang sama, Tias Putri Hartanti juga resmi diambil sumpahnya sebagai Staf Pamong Kalurahan Ngestirejo.
Pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan jajaran pemerintah kapanewon, perangkat kalurahan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Prosesi diawali dengan pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, hingga penyematan tanda jabatan kepada para pamong yang baru dilantik.
Lurah Kalurahan Ngestirejo, Wahyu Suhendri, menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
“Pelantikan ini bukan hanya seremoni, tetapi awal dari pengabdian kepada masyarakat. Saya berharap para pamong yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menaati aturan yang berlaku, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wahyu.
Ia juga berharap kehadiran pamong yang baru dapat membawa semangat baru dalam membangun tata kelola pemerintahan kalurahan yang semakin transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Panewu Kapanewon Tanjungsari, Sri Intiyastuti, menyampaikan ucapan selamat kepada ketiga pamong yang telah resmi dilantik. Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia, tim penguji, dan Pemerintah Kalurahan Ngestirejo yang telah menyelenggarakan seluruh tahapan pengisian pamong hingga proses pelantikan dengan lancar.
“Saya mengucapkan selamat kepada para pamong yang telah resmi dilantik. Terima kasih kepada panitia, tim penguji, serta Pemerintah Kalurahan Ngestirejo yang telah menyukseskan seluruh rangkaian proses pengisian pamong hingga pelantikan,” katanya.
Sri Intiyastuti menegaskan bahwa pamong kalurahan merupakan ujung tombak pelayanan publik sehingga dituntut memiliki kompetensi, profesionalisme, serta kemampuan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kalurahan tidak hanya bergantung pada sosok lurah, tetapi merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat kalurahan yang didukung partisipasi aktif masyarakat.
“Pamong kalurahan memiliki peran yang sangat strategis. Berikan pelayanan yang cepat, profesional, dan berpihak kepada masyarakat. Keberhasilan pemerintahan kalurahan merupakan hasil sinergi seluruh perangkat bersama masyarakat,” tegasnya.
Dengan dilantiknya dua dukuh dan satu staf pamong tersebut, diharapkan Pemerintah Kalurahan Ngestirejo semakin optimal dalam menjalankan roda pemerintahan, mempercepat pelayanan administrasi, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.














