MCI – Yogyakarta, DIY | Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKDI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam acara yang berlangsung di Hotel Royal Malioboro, Yogyakarta, Kamis (29/10/2026). Dalam pengukuhan tersebut, Wahyu Suhendri, kepala desa asal Kabupaten Gunungkidul, resmi dipercaya menakhodai PKDI DIY.
Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKDI, Sujiono, S.E. Kegiatan ini dihadiri para kepala desa dari empat kabupaten di DIY, yakni Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, dan Sleman, serta jajaran pengurus DPP PKDI dan Dewan Pembina DPD PKDI DIY, Gandang Harjananta.
Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun persaudaraan dan komunikasi antarkepala desa. PKDI diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi, pertukaran gagasan, serta penyampaian aspirasi dalam menghadapi berbagai persoalan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.
Dalam arahannya, Ketua Umum DPP PKDI, Sujiono, S.E., meminta jajaran pengurus yang baru dikukuhkan segera melakukan konsolidasi internal hingga ke tingkat bawah. Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan pemerintah sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi.

Menurutnya, kepengurusan PKDI tidak cukup hanya terbentuk secara struktural, tetapi harus segera bergerak dan membangun komunikasi yang baik agar keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat desa.
Sementara itu, Dewan Pembina DPD PKDI DIY, Gandang Harjananta, menyatakan komitmennya untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh anggota. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga nama baik, kehormatan, serta citra Daerah Istimewa Yogyakarta melalui organisasi yang menjunjung tinggi persaudaraan dan tanggung jawab.
Ketua DPD PKDI DIY, Wahyu Suhendri, dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya untuk mengawal program-program pemerintah berbasis desa agar dapat terlaksana dengan baik di lapangan.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk mendedikasikan diri dalam membesarkan organisasi serta memperkuat eksistensi PKDI di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Komitmen tersebut menjadi tantangan awal bagi kepengurusan baru untuk membangun organisasi yang solid, aktif, dan mampu menjalankan fungsi koordinasi serta komunikasi antarkepala desa di wilayah DIY.

Melalui konsolidasi berkelanjutan, PKDI diharapkan tidak hanya menjadi wadah persaudaraan, tetapi juga mampu menyatukan aspirasi dan memperkuat kontribusi pemerintah desa dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
Dengan mengusung semangat “Satu Komando Bersama Sampai Akhir”, seluruh pengurus dan anggota diharapkan menjaga solidaritas, loyalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi.
Pengukuhan DPD PKDI DIY ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk membuktikan peran organisasi melalui kerja nyata, memperkuat sinergi dengan pemerintah, serta turut mendorong terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.


l











