MCI – Gunungkidul, DIY | Mahasiswa Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan program rebranding digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Duwet, Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo, pada Senin (27/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM lokal, khususnya usaha rengginang “Leo”, agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Program ini digagas oleh kelompok mahasiswa PLK UNY yang diketuai oleh Entin Listiani bersama sembilan anggota tim. Mereka melakukan pendampingan secara langsung kepada pelaku usaha dengan fokus pada penguatan identitas merek serta strategi pemasaran digital.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan berbagai bentuk pendampingan, mulai dari pembuatan katalog produk, pembuatan QRIS sebagai metode pembayaran digital, hingga optimalisasi platform digital seperti media sosial dan Linktree. Selain itu, tim juga membantu pembuatan email bisnis serta fotografi produk agar tampilan produk lebih menarik dan profesional.
Ketua kelompok PLK, Entin Listiani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung transformasi digital UMKM. Menurutnya, rebranding tidak hanya sebatas perubahan tampilan, tetapi juga strategi untuk meningkatkan nilai jual produk.
“Melalui rebranding digital ini, kami ingin membantu UMKM agar tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Inovasi sederhana seperti perbaikan kemasan dan pemasaran digital diharapkan dapat berdampak pada peningkatan penjualan,” ujarnya.
BACA JUGA : https://mediacitraindonesia.com/warga-kemadang-ditangkap-kasus-obat-berbahaya-terbongkar-hingga-sukoharjo/
Pendekatan yang dilakukan bersifat partisipatif, dengan melibatkan langsung pemilik usaha dalam setiap proses. Hal ini dilakukan agar hasil pendampingan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pelaku UMKM.
Sementara itu, pemilik usaha rengginang “Leo”, Iswanta, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menyebut pendampingan ini membuka wawasan baru dalam mengelola usaha, khususnya dalam hal pemasaran digital.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih memahami pentingnya tampilan produk dan pemasaran online. Sekarang produk kami terlihat lebih menarik dan siap bersaing,” ungkapnya.
Ke depan, Iswanta berharap program serupa dapat terus berlanjut agar UMKM di wilayahnya semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLK UNY tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Program rebranding digital ini diharapkan menjadi langkah awal transformasi UMKM di Dusun Duwet dalam menghadapi perkembangan teknologi sekaligus memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi desa.
















