MCI – Gunungkidul, DIY | Kekeringan yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul mendorong Kodim 0730/Gunungkidul bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dukuh Gabugan I, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo. Bantuan tersebut menjadi upaya nyata memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak musim kemarau.
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Alfian Yudha Praniawan, mengatakan distribusi air bersih merupakan hasil sinergi antara Kodim, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, dan BPBD. Di lapangan, penyaluran dikoordinasikan oleh Koramil bersama pemerintah kapanewon, Polsek, pemerintah kalurahan, serta berbagai elemen masyarakat.
“Ini merupakan kerja sama antara Kodim dengan Pemerintah Daerah dan BPBD. Di wilayah, Koramil berkoordinasi langsung dengan kapanewon, Polsek, lurah, serta unsur-unsur yang selama ini rutin membantu masyarakat. Kegiatan ini akan terus kami laksanakan secara bergantian hingga memasuki musim penghujan,” ujar Dandim.

Menurutnya, hampir seluruh wilayah Gunungkidul memiliki tingkat kerawanan kekeringan. Perbedaannya hanya terletak pada akses terhadap sumber air, di mana sebagian wilayah telah terlayani jaringan PDAM maupun sumur bor, sedangkan wilayah lainnya masih mengalami keterbatasan akibat kondisi geografis dan kedalaman sumber air.
Kodim 0730/Gunungkidul, lanjutnya, berkomitmen mendukung setiap kegiatan kemanusiaan terkait pemenuhan kebutuhan air bersih. Setiap ada kegiatan dropping air, Kodim selalu menyiapkan armada tangki untuk mempercepat distribusi kepada masyarakat.
Selain fokus pada penyediaan air bersih, Kodim juga meningkatkan kewaspadaan terhadap meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau. Salah satu pemicu kebakaran, kata Dandim, masih berasal dari aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Untuk mencegah hal tersebut, Kodim bersama Polres Gunungkidul, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan pemerintah daerah rutin menggelar patroli, pemantauan wilayah, serta memberikan respons cepat apabila terjadi kebakaran.
“Kami bersama Polres, BPBD, Damkar, dan pemerintah daerah selalu melaksanakan patroli dan pengecekan. Jika terjadi kebakaran, kami segera membantu penanganannya dengan melibatkan masyarakat. Kami juga terus memberikan edukasi agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” tegasnya.
Edukasi mengenai bahaya kebakaran juga terus disampaikan melalui tokoh masyarakat, pamong kalurahan, hingga sekolah-sekolah agar kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kebakaran dapat ditanamkan sejak dini.

Sementara itu, warga Gabugan menyambut bantuan air bersih dengan antusias. Mereka membawa berbagai wadah penampungan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari yang semakin sulit diperoleh akibat kemarau panjang.
Salah seorang warga, Triyanto, mengaku bersyukur atas kepedulian seluruh pihak yang telah membantu masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0730/Gunungkidul atas bantuan air bersih kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan menjadi berkah bagi kami semua,” ucapnya.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau tetap terpenuhi, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan yang berpotensi meningkat di wilayah Gunungkidul.














