MCI – Gunungkidul, DIY | Forum Anak Kapanewon Panggang sukses menyelenggarakan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kapanewon Panggang Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Kapanewon Panggang tersebut menghadirkan berbagai agenda edukatif dan kreatif bagi pelajar SD hingga SMP/sederajat sebagai upaya memenuhi hak anak untuk belajar, berpartisipasi, dan berekspresi.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026) melalui Festival Pentas Seni Anak yang diikuti 10 kontingen siswa SD/sederajat se-Kapanewon Panggang. Beragam penampilan seni, mulai dari tari hingga pertunjukan kolaboratif, disuguhkan dengan penuh semangat dan kreativitas. Seluruh penampilan dinilai oleh dewan juri untuk menentukan tiga penampil terbaik yang memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kerja sama, dan kualitas penampilan.
Sebelumnya, pada Rabu (22/7/2026), rangkaian HAN diawali dengan workshop yang diikuti perwakilan siswa SMP/sederajat, masing-masing lima peserta dari setiap sekolah. Workshop dibuka secara resmi oleh Panewu Panggang, Sustiwiningsih, S.TP., M.P.

Dalam sambutannya, Sustiwiningsih menegaskan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Menurutnya, anak-anak perlu memperoleh ruang untuk belajar, menyampaikan pendapat, berkreasi, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan kehidupan di masa remaja.
Workshop menghadirkan Wage Dhaksinarga dari LSM IMAJI (Inti Mata Jiwa) yang menyampaikan materi bertema “Kenali Dirimu, Temani Sahabatmu: Remaja Peduli Kesehatan Jiwa.” Melalui sesi tersebut, peserta diajak mengenali kondisi kesehatan jiwa sejak dini, memahami emosi yang dirasakan, serta membangun kepedulian terhadap teman sebaya yang membutuhkan dukungan.
Selain itu, Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, memberikan edukasi mengenai kenakalan remaja. Ia mengajak para peserta memahami berbagai bentuk perilaku negatif yang harus dihindari serta pentingnya membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.
Panewu Panggang Sustiwiningsih mengapresiasi dedikasi pengurus Forum Anak Kapanewon Panggang yang dinilai mampu menjadi motor penggerak terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya mengapresiasi semangat dan kerja keras pengurus Forum Anak Kapanewon Panggang. Mereka mampu menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat nilai edukasi. Semoga Forum Anak terus menjadi wadah yang mendorong lahirnya generasi Panggang yang sehat, kreatif, berkarakter, serta peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Sementara itu, AKP Gatot Sukoco mengaku senang dapat berbagi ilmu dan pengalaman kepada para peserta. Menurutnya, anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan pendampingan dari seluruh pihak agar mampu menghindari kenakalan remaja dan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Ketua Forum Anak Kapanewon Panggang, Nio Rihan, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan HAN 2026. Ia mengucapkan terima kasih kepada Panewu Panggang beserta seluruh jajaran Pemerintah Kapanewon Panggang atas pendampingan, arahan, dan kepercayaan yang diberikan kepada Forum Anak.

“Antusiasme peserta dan masyarakat bahkan jauh di luar dugaan kami. Hal ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak di Kapanewon Panggang,” kata Nio.
Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kapanewon Panggang Tahun 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Forum Anak, Pemerintah Kapanewon Panggang, Forkopim Kapanewon Panggang, sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan mampu menghadirkan ruang yang aman, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir generasi Panggang yang sehat secara fisik maupun mental, kreatif, berprestasi, serta mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.














