“Dalang Muda Hening Sudarsana Siap Tantang Petahana, Usung Semangat Pengabdian demi Hargosari yang Lebih Maju”

Berangkat dari Dunia Budaya dan Pengalaman Mendampingi Desa Budaya, Hening Sudarsana Ingin Membawa Kalurahan Hargosari Menjadi Desa yang Lebih Maju, Bermartabat, Berbudaya, Religius, dan Memiliki Pelayanan Publik yang Optimal.

MCI – Gunungkidul, DIY | Kontestasi Pemilihan Lurah (Pilur) Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, dipastikan berlangsung menarik. Salah satu penantang petahana adalah Hening Sudarsana, sosok dalang muda kelahiran tahun 1996 yang memilih maju dengan membawa semangat pengabdian kepada masyarakat.

Di usia yang relatif muda, Hening mengaku terpanggil untuk ikut berkontribusi membangun kampung halamannya. Keputusan maju sebagai calon lurah bukan semata-mata didorong ambisi politik, melainkan lahir dari pengalaman panjangnya ketika menjadi pendamping desa budaya yang membuatnya sering berinteraksi dengan para pamong kalurahan dan lurah di berbagai wilayah.

Menurut Hening, dari berbagai pengalaman tersebut ia melihat masih banyak potensi yang dapat dikembangkan di Hargosari. Berbekal latar belakang di bidang budaya, ia ingin menghadirkan gagasan baru sekaligus menjaga nilai-nilai lokal yang menjadi identitas masyarakat.

“Intinya saya ingin mengabdi. Selama menjadi pendamping desa budaya saya sering bertemu dengan para pamong dan lurah. Dari situ muncul keinginan untuk ikut membangun Hargosari agar bisa berkembang lebih baik lagi,” ujarnya.

Mengusung visi “Hargosari Maju, Bermartabat, Berbudaya, Religius, dan Pelayanan Publik yang Optimal,” Hening menegaskan dirinya tidak datang untuk menafikan capaian pemerintahan yang sudah berjalan. Ia mengakui Hargosari telah mengalami kemajuan di bawah kepemimpinan saat ini, namun menurutnya setiap pembangunan harus terus berlanjut demi menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

BACA JUGA :  https://mediacitraindonesia.com/tabrakan-maut-di-jalan-wonosari-jogja-pengendara-honda-astrea-tewas-seketika-usai-bertabrakan-dengan-pajero/

“Bukan berarti yang sekarang belum maju. Alhamdulillah sudah banyak kemajuan. Tetapi mari kita bersama-sama memajukan Hargosari lebih baik lagi,” katanya.

Sebagai dalang muda, Hening juga berharap seni dan budaya dapat menjadi salah satu kekuatan pembangunan desa, baik dalam menjaga karakter masyarakat maupun mendorong potensi ekonomi dan pariwisata berbasis budaya.

Memasuki tahapan pencalonan, Hening menyebut telah mendeklarasikan diri dan mulai melakukan silaturahmi ke berbagai padukuhan di Kalurahan Hargosari. Melalui kunjungan tersebut, ia ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memohon doa restu agar proses demokrasi berjalan dengan baik.

Ia mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai dukungan yang akan diperoleh. Namun berdasarkan komunikasi yang telah terjalin, ia memperkirakan terdapat sekitar 4.500 pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilur Hargosari.

Dengan membawa semangat muda, pengalaman di bidang budaya, serta tekad untuk mengabdi, Hening Sudarsana kini bersiap menghadapi persaingan melawan petahana dalam pesta demokrasi tingkat kalurahan. Pilur Hargosari pun diprediksi menjadi ajang adu gagasan tentang bagaimana masa depan kalurahan akan diarahkan, dengan masyarakat sebagai penentu pilihan akhirnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *