MCI – Gunungkidul, DIY | Warga Padukuhan Kemejing I, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan di dalam sebuah tas berwarna cokelat yang ditinggalkan di semak-semak tanggul pada Senin (3/8/2026) dini hari.
Kapolsek Semin, AKP Wasdiyanto, S.H., M.A.P., membenarkan adanya peristiwa penemuan bayi tersebut. Ia menjelaskan, laporan diterima Polsek Semin sekitar pukul 05.45 WIB. Usai menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, bayi diperkirakan ditinggalkan sekitar pukul 02.00 WIB. Lokasi penemuan berada di belakang rumah milik Sutinem, warga Padukuhan Kemejing I RT 029/RW 008, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin.
Peristiwa bermula sekitar pukul 05.30 WIB saat Sutinem hendak memasak dan menyapu dapur. Tiba-tiba ia mendengar suara tangisan bayi dari arah belakang rumahnya. Merasa ada yang tidak biasa, ia segera mendatangi rumah Ketua RT setempat, Arif Sutaryono, untuk bersama-sama memastikan asal suara tersebut.
Didampingi Ketua RT dan sejumlah warga, mereka menelusuri sumber tangisan hingga menemukan sebuah tas berwarna cokelat yang berada di semak-semak tanggul. Saat tas dibuka di hadapan warga, mereka dikejutkan dengan keberadaan seorang bayi laki-laki yang terbungkus jaket berwarna biru dalam kondisi masih hidup.
Bayi tersebut kemudian dibawa ke rumah Ketua RT untuk mendapatkan penanganan awal sebelum dievakuasi ke Puskesmas Semin I guna memperoleh pemeriksaan dan perawatan medis.
Dari hasil pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin laki-laki itu dinyatakan dalam kondisi sehat atau normal.
Kapolsek Semin AKP Wasdiyanto, S.H., M.A.P., menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua maupun pelaku yang diduga tega meninggalkan bayi tersebut. Polisi juga telah meminta keterangan dari para saksi serta melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti.
“Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan,” ujar AKP Wasdiyanto.














