Dapur Rumah Lansia 90 Tahun di Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp7 Juta

Api Berasal dari Pembakaran Sampah Kayu, Merembet ke Tumpukan Kayu Bakar dan Menghanguskan Dapur Berukuran 6 x 5 Meter

MCI – Bantul, DIY | Kebakaran hebat melanda dapur rumah milik seorang lansia berinisial HW (90), warga Padukuhan Jetis, Sumuran, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 17.45 WIB. Akibat peristiwa tersebut, bangunan dapur beserta seluruh isinya hangus terbakar dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp7 juta.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kebakaran bermula saat korban membersihkan dan membakar sampah kayu di sekitar rumah pada pukul 17.10 WIB. Setelah itu, korban meninggalkan area dapur dan menuju bagian barat rumah.

Namun tidak lama kemudian, korban melihat api semakin membesar dan menyambar tumpukan kayu bakar yang berada di dalam dapur. Kobaran api dengan cepat merambat ke bagian atap dapur yang terbuat dari bambu sehingga menyebabkan kebakaran semakin sulit dikendalikan.

“Api juga menyambar atap yang terbuat dari bambu dan menyebar ke dapur. Kemudian cucu korban mengajak korban keluar dan meminta tolong kepada warga,” ujar Iptu Rita Hidayanto.

Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar segera berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya warga dilakukan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Baca juga :  https://mediacitraindonesia.com/beruk-mengamuk-di-permukiman-warga-gading-tiga-orang-terluka-termasuk-balita-tembak-bius-tak-mempan/

Tak lama berselang, anggota Polri bersama dua armada mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Bantul tiba di lokasi. Setelah melakukan upaya pemadaman secara intensif, api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.10 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan rumah lain di sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh api dari pembakaran sampah kayu yang dilakukan korban. Api kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar dan menjalar ke atap dapur yang mudah terbakar.

“Kebakaran diduga disebabkan dari sampah kayu yang dibakar oleh korban sehingga merembet di tumpukan kayu dan merembet atap dapur,” jelasnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, peristiwa ini menyebabkan bangunan dapur berukuran sekitar 6 x 5 meter beserta perabot dan isinya hangus dilalap si jago merah.

“Bangunan dapur dengan ukuran 6 x 5 meter beserta isinya hangus terbakar,” pungkas Rita.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di dekat material yang mudah terbakar, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *