Towing H 8750 PG Tabrak Pembatas Jalan di Playen, Oleng Masuk Area Jembatan

Diduga akibat kondisi jalan gelap dan pengemudi kurang berhati-hati, kendaraan towing yang melaju dari Wonosari menuju Yogyakarta mengalami kecelakaan tunggal. Pengemudi hanya mengalami luka lecet pada tangan kanan.

MCI – Gunungkidul, DIY | Kecelakaan tunggal melibatkan kendaraan towing bernomor polisi H 8750 PG terjadi di wilayah Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 23.45 WIB.

Kendaraan towing tersebut mengalami kecelakaan setelah menabrak pembatas atau rambu yang berada di tengah jalan. Setelah benturan, kendaraan oleng hingga masuk ke area jembatan.

Kapolsek Playen AKP Sofyan Susanto mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi, kendaraan towing tersebut diketahui melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta.

“Diduga karena kondisi gelap dan kurang hati-hati, kendaraan menabrak pembatas rambu tengah jalan,” kata Sofyan, Minggu (4/10/2026).

Menurut Sofyan, kondisi jalan yang minim penerangan pada malam hari diduga menjadi salah satu faktor yang membuat pengemudi kurang dapat mengantisipasi keberadaan pembatas atau rambu di tengah jalan.

Setelah menabrak pembatas, kendaraan kemudian kehilangan kestabilan. Towing tersebut oleng dan masuk ke area jembatan.

“Setelah menabrak pembatas, kendaraan kemudian oleng dan masuk ke jembatan,” jelasnya.

Pengemudi kendaraan diketahui bernama Aditya Ristiyanto (38), warga Banyumanik, Semarang.

Beruntung, kecelakaan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan pemeriksaan medis, Aditya dalam kondisi sadar dan hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan kanan.

“Pengemudi dalam kondisi sadar dan mengalami lecet-lecet pada tangan kanan,” terang Sofyan.

Polisi mencatat akibat kecelakaan tersebut terdapat kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp2 juta.

Kecelakaan tersebut menjadi perhatian terutama karena terjadi pada malam hari ketika kondisi penerangan jalan menjadi salah satu faktor penting bagi keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Playen mengimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas pada malam hari, khususnya di ruas jalan yang minim penerangan.

Pengemudi juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, tidak memaksakan kecepatan ketika jarak pandang terbatas, serta tetap menjaga konsentrasi agar dapat mengantisipasi rintangan maupun perubahan kondisi jalan di depan kendaraan.

Polisi mengingatkan bahwa kondisi jalan yang gelap membutuhkan perhatian dan kehati-hatian lebih dari pengemudi untuk mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *