BPDP dan Kementan Latih 108 Pekebun Sawit Swadaya Sumut, Bidik Produktivitas dan Kualitas Kebun

Pelatihan di Medan berlangsung 26–31 Agustus 2026, peserta mendapat pembekalan budidaya hingga praktik lapangan di Kebun Adolina

MCI – Medan, 26 Agustus 2026 — Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong peningkatan produktivitas pekebun kelapa sawit swadaya melalui pelatihan budidaya sawit. Sebanyak 108 pekebun sawit swadaya asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, mengikuti pelatihan yang berlangsung pada 26–31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh LPP Agro Nusantara atas penunjukan BPDP dan Kementan. Pembukaan pelatihan digelar di Le Polonia Hotel & Convention, Medan, Rabu (26/8/2026).

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pekebun sawit, khususnya dalam menerapkan praktik budidaya yang baik untuk mendongkrak produktivitas kebun serta memperkuat posisi pekebun swadaya dalam industri kelapa sawit nasional.

Produktivitas menjadi perhatian utama dalam program tersebut. Pekebun sawit swadaya diketahui mengelola sekitar 40 persen luas lahan sawit nasional yang tersebar di 26 provinsi. Namun, kontribusinya terhadap produksi crude palm oil (CPO) nasional masih berada di kisaran 30–35 persen.

Perwakilan BPDP menegaskan, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya ruang besar untuk meningkatkan produktivitas melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, serta penerapan teknik budidaya yang tepat.

“Produktivitas masih menjadi isu strategis dalam memperkuat peran pekebun sawit swadaya dalam peta bisnis kelapa sawit nasional. Karena itu, peningkatan keterampilan dan pemerataan pemahaman mengenai praktik budidaya yang baik menjadi tanggung jawab bersama seluruh pelaku industri sawit di Indonesia,” tegas perwakilan BPDP.

Libatkan Pemangku Kepentingan

Pembukaan pelatihan turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah daerah dan penyelenggara program.

Sambutan disampaikan oleh Kepala Bidang Perkebunan Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Yusuf Lubis, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sabrina Pulungan, Perwakilan Management LPP Agro Zulkifli Zein, serta Pimpinan Program Pelatihan Dita Nirmala.

Baca juga :  https://mediacitraindonesia.com/sampah-menggunung-di-pantai-sadranan-transparansi-iuran-pokdarwis-dipertanyakan/

Acara pembukaan juga berlangsung semarak dengan penampilan Tarian Piring yang dibawakan Saphire Dance.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai budidaya kelapa sawit. Materi diarahkan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pengelolaan kebun masing-masing.

Pendekatan pembelajaran aplikatif menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Peserta Kunjungi Kebun Adolina

Untuk memperkuat pemahaman peserta, panitia menjadwalkan kegiatan Field Trip pada 29 Agustus 2026. Para pekebun akan mengunjungi PT Perkebunan Nusantara IV Regional II Kebun Adolina dan Balai Benih Adolina.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung penerapan pengelolaan dan budidaya kelapa sawit di lapangan, sekaligus memperkaya wawasan yang diperoleh selama pelatihan.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari pengembangan SDM perkebunan yang dibiayai BPDP melalui dana pungutan ekspor, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Melalui program tersebut, peningkatan kompetensi pekebun diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk mempersempit kesenjangan produktivitas antara kebun swadaya dan perkebunan yang dikelola secara lebih intensif.

Dengan peningkatan keterampilan dan penerapan praktik budidaya yang baik, pekebun sawit swadaya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kebun secara berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap industri kelapa sawit nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *