MCI – Gunungkidul, DIY | Kabupaten Gunungkidul yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan kekeringan terus mendapat perhatian melalui Program TNI AD Manunggal Air. Kodim 0730/Gunungkidul memperluas pembangunan sarana penyediaan air bersih berupa sumur bor di sejumlah wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air, sebagai langkah nyata membantu masyarakat menghadapi musim kemarau.
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan, mengatakan program pembangunan sumur bor merupakan solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih. Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari, terutama di wilayah yang setiap tahun dilanda kekeringan.
“Untuk penerima manfaatnya di tahun 2025 dan 2026 itu ada sekitar 1.920 KK atau sekitar 7.012 jiwa,” ujar Dandim saat dihubungi pada Senin (3/8/2026).
Berdasarkan data Kodim 0730/Gunungkidul, pada tahun 2025 telah dibangun delapan titik sumur bor yang mampu melayani 744 kepala keluarga atau sekitar 3.077 jiwa. Sementara pada tahun 2026, program tersebut diperluas dengan pembangunan 10 titik sumur bor yang memberikan manfaat kepada 1.179 kepala keluarga atau sekitar 3.935 jiwa.
Dengan demikian, selama periode 2025 hingga 2026, Kodim 0730/Gunungkidul telah membangun 18 titik sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Gunungkidul. Infrastruktur tersebut menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh pasokan air, khususnya saat musim kemarau.
Dandim menjelaskan, keberhasilan Program TNI AD Manunggal Air tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Salah satu mitra yang turut berkontribusi adalah PT SGF (Surya Group Foundation) yang mendukung pembangunan sumur bor di Gunungkidul.
“Ke depannya kita perlu meningkatkan. Bahwasanya untuk pembuatan ini kita juga nanti mengajak teman-teman yang ingin membantu untuk melaksanakan kegiatan pengeboran sumur seperti Surya Group Foundation ini,” kata Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan.
Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat, Kodim 0730/Gunungkidul berharap program penyediaan air bersih terus berkembang sehingga semakin banyak warga di daerah rawan kekeringan yang dapat menikmati akses air bersih secara berkelanjutan.












