Puluhan Siswa MTsN di Gunungkidul Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG, Sejumlah Korban Masih Dirawat

Keluhan mual, muntah, sakit perut, hingga pusing muncul sesaat setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Guru ikut menjadi korban, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan.

MCI – Gunungkidul, DIY | Puluhan siswa di salah satu Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kabupaten Gunungkidul diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (29/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah siswa dan seorang guru harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para korban mulai merasakan gejala berupa sakit perut, mual, pusing, hingga muntah beberapa saat setelah menyantap menu MBG di lingkungan sekolah. Kondisi itu membuat pihak sekolah segera membawa para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, anaknya menjadi salah satu siswa yang mengalami keluhan sesaat setelah mengonsumsi makanan yang disediakan dalam program MBG.

«”Kejadiannya masih di sekolah. Beberapa saat setelah konsumsi menu MBG anak saya dan beberapa siswa lainnya mengeluh sakit perut dan muntah,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).»

Menurutnya, tidak hanya siswa yang terdampak. Seorang guru di sekolah tersebut juga mengalami gejala serupa hingga harus mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca juga :  https://mediacitraindonesia.com/pria-70-tahun-meninggal-mendadak-di-hotel-kawasan-parangtritis-polisi-pastikan-tak-ada-tanda-kekerasan/

«”Ada juga guru yang mengalami keluhan sama dan dilarikan ke IGD,” katanya.»

Berdasarkan informasi yang diterima, hingga Sabtu (1/8/2026) masih terdapat sejumlah siswa yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dugaan sementara mengarah pada makanan yang disajikan dalam program MBG. Namun demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan dari instansi berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait mengenai jumlah pasti korban, hasil pemeriksaan medis, serta penyebab pasti puluhan siswa mengalami gejala yang diduga sebagai keracunan makanan.

Selain itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab terhadap penyediaan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan keracunan tersebut.

Media Citra Indonesia masih berupaya menghubungi pihak SPPG dan instansi terkait untuk memperoleh konfirmasi serta akan memperbarui informasi setelah ada keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *