MCI – Yogyakarta, DIY | Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi membuka Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara (GBN) DIY Tahun 2026. Program ini menjadi kesempatan bagi generasi muda berbakat di bidang vokal untuk mewakili DIY tampil dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Pembukaan audisi diumumkan melalui siaran pers Dinas Kebudayaan DIY pada akhir Mei 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat seni suara, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter generasi muda melalui seni musik dan semangat kebangsaan.
Dewan Juri Audisi GBN DIY 2026, Pancasona Aji, mengatakan bahwa Gita Bahana Nusantara memiliki nilai lebih dibanding kompetisi vokal pada umumnya. Menurutnya, program tersebut menjadi wadah pembentukan karakter sekaligus penguatan rasa cinta tanah air bagi anak muda Indonesia.
“GBN ini bukan hanya soal mencari suara terbaik, tetapi juga membentuk karakter generasi muda melalui disiplin, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya serta bangsa Indonesia,” ujar Pancasona Aji usai agenda sosialisasi audisi di Yogyakarta.
Ia menjelaskan, peserta yang lolos seleksi nantinya harus mampu beradaptasi dengan standar latihan nasional bersama perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia. Karena itu, kemampuan membaca notasi musik, interpretasi lagu, hingga kesiapan mental menjadi aspek penting dalam proses penilaian.
Audisi terbuka bagi warga DIY berusia 16 hingga 23 tahun, belum menikah, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan vokal sesuai kategori suara sopran, alto, tenor, maupun bass. Peserta juga diharapkan mampu membaca notasi atau prima vista sebagai bagian dari materi seleksi.
Pendaftaran dibuka mulai 29 Mei hingga 6 Juli 2026 melalui tautan resmi panitia. Seluruh rangkaian seleksi akan berlangsung di Ruang Bima, Kantor Dinas Kebudayaan DIY. Tahapan seleksi dimulai dengan pengambilan nada dasar pada Kamis, 9 Juli 2026, dilanjutkan audisi utama pada Jumat, 10 Juli 2026.
Dalam proses audisi, peserta diwajibkan membawakan lagu wajib yang telah ditentukan panitia. Mereka juga akan mengikuti tes pembacaan notasi musik serta pengujian wilayah suara. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur pusat maupun daerah.
Baca juga : https://mediacitraindonesia.com/ribuan-calon-mahasiswa-rebut-kursi-uny-hanya-2-497-lolos-jalur-snbt-2026/
Selain Pancasona Aji, jajaran juri terdiri dari Linda Sitinjak, Drijastuti Jogjaningrum, dan Retno Pujiwati. Tim juri akan menilai kualitas suara, teknik vokal, interpretasi lagu, kepatuhan terhadap partitur, hingga kemampuan membaca notasi musik peserta.
Pancasona menilai minat generasi muda DIY terhadap seni paduan suara terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap audisi GBN dapat menjadi ruang lahirnya penyanyi muda berkualitas dari Yogyakarta yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“DIY punya banyak talenta vokal yang potensial. Kami berharap semakin banyak anak muda berani mencoba dan memanfaatkan kesempatan ini untuk berkembang di level nasional,” katanya.
Tak hanya kesempatan tampil di Istana Negara, peserta terbaik juga akan memperoleh piagam, plakat, dan uang pembinaan. Untuk masing-masing kategori suara sopran, alto, tenor, dan bass, Juara I akan mendapatkan Rp5 juta, Juara II Rp4 juta, Juara III Rp3 juta, Juara IV Rp2 juta, serta Juara V Rp1,5 juta. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp62 juta.

Dinas Kebudayaan DIY berharap program ini mampu memperkuat ekosistem seni musik di Yogyakarta sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda. Melalui seni dan budaya, semangat kebangsaan diharapkan semakin tumbuh di kalangan anak muda.
Pancasona menambahkan, pengalaman mengikuti GBN sering menjadi awal perjalanan karier bagi banyak penyanyi muda Indonesia. Oleh sebab itu, ia mendorong pelajar, mahasiswa, komunitas musik, hingga sekolah-sekolah untuk mendukung para peserta mengikuti audisi.
“Kadang orang melihat GBN hanya acara seremoni kenegaraan. Padahal proses di dalamnya sangat berharga untuk pembentukan karakter dan pengalaman artistik anak muda,” ucapnya.
Melalui audisi Gita Bahana Nusantara 2026, Pemerintah DIY berharap semakin banyak generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang seni, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.














