Penghuni Kos di Babadan Bantul Ditemukan Tewas Misterius, Identitas Korban Masih Diselidiki

Sempat Terlihat Membeli Rokok Pagi Hari, Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar dengan Kondisi Membengkak

MCI – Bantul, DIY | Warga Babadan, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, digemparkan dengan penemuan seorang penghuni kos yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar, Selasa (15/04/2026) malam.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pada pukul 23.30 WIB, saat salah satu penghuni kos menaruh kecurigaan terhadap kondisi kamar korban yang tertutup rapat dan tidak menunjukkan adanya aktivitas sejak pagi hari.

Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kronologi kejadian bermula pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban sempat terlihat keluar kamar untuk membeli rokok di sekitar lokasi kos. Tak lama kemudian, korban kembali ke kamar dan sempat terlihat mengisap rokok di sisi timur bangunan kos.

Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, salah satu tetangga korban meninggalkan lokasi untuk berangkat bekerja. Hingga malam hari, tidak ada tanda-tanda aktivitas dari dalam kamar korban.

Kecurigaan warga mulai muncul sekitar pukul 23.15 WIB, ketika melihat pintu kamar korban dalam keadaan tertutup rapat dan tidak ada respons saat diketuk.

BACA JUGA :  https://mediacitraindonesia.com/remaja-diduga-teler-pil-sapi-nekat-curi-sepeda-onthel-di-bantul-warga-bergerak-cepat-amankan-pelaku/

“Warga mengetuk kamar korban namun tidak ada respon. Kemudian membuka pintu kamar dan terlihat korban tergeletak dengan kondisi tubuh membengkak,” ujar Iptu Rita Hidayanto, Rabu (15/04/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, warga segera melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, petugas dari Polsek Banguntapan bersama Tim Inafis Polres Bantul dan PMI langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses identifikasi awal terhadap korban.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan. Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen pengenal di lokasi kejadian.

“Untuk identitas belum ditemukan, selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian. Warga sekitar diimbau untuk segera melapor jika memiliki informasi terkait korban, guna membantu proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *