Malioboro Culture Vibes 2025 Siap Hidupkan Ruang Publik Budaya: Nyaman, Tertib, dan Aman untuk Semua

Event 1–2 Desember 2025 Hadirkan Seni, Kuliner, Fashion Show, hingga Pertunjukan 169 Kampung untuk Menguatkan Identitas Budaya Yogyakarta

MCI – Yogyakarta | Pemerintah Kota Yogyakarta siap menggelar Malioboro Culture Vibes 2025 pada 1–2 Desember 2025 sebagai langkah memperkuat identitas budaya dan menghidupkan kawasan Malioboro sebagai ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman.

Agenda ini menegaskan komitmen Pemkot dalam menghadirkan wajah baru Malioboro selaras dengan fungsi Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai Warisan Dunia UNESCO, sekaligus menjadi bentuk uji coba kawasan pedestrian yang lebih tertata.

Mengusung konsep ruang publik budaya yang inklusif, Malioboro Culture Vibes dirancang untuk mendorong kreativitas warga, meningkatkan daya tarik wisata, serta menghidupkan interaksi sosial yang hangat dan membahagiakan. Pemerintah juga menerapkan sejumlah kebijakan penataan untuk menjaga kualitas pengalaman pengunjung.

Penataan Malioboro: Zona Pedestrian dan Kawasan Tanpa Rokok

Dalam pelaksanaan event, Malioboro akan difungsikan sebagai zona pedestrian dengan pengaturan kawasan yang lebih rapi. Area ini juga ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok, dan bagi pengunjung yang ingin merokok telah disediakan Tempat Khusus Merokok (TKM) di beberapa titik.

Baca juga :Β  https://mediacitraindonesia.com/upn-veteran-yogyakarta-perkuat-kemitraan-media-dan-sosialisasi-program-unggulan-akhir-tahun-2025/

Seniman jalanan turut mendapat perhatian dengan sistem kurasi dan penempatan titik atraksi resmi. Langkah ini dilakukan agar pertunjukan seni dapat dinikmati lebih nyaman tanpa mengganggu alur pejalan kaki, sekaligus meningkatkan kualitas presentasi seni di ruang publik.

Rangkaian Acara Meriah Dua Hari, 169 Kampung Menari hingga Fashion Show Pedestrian

Beragam aktivitas seni, budaya, olahraga, kuliner, hingga hiburan akan memadati Malioboro dan kawasan Titik Nol. Agenda utama meliputi:

πŸ“Œ Ngopi Pagi Malioboro
πŸ“Œ Panggung Sasana Swara Budaya
πŸ“Œ Malioboro Pedestrian Fashion Show dan Panggung Fashion Tematik
πŸ“Œ Talkshow inspiratif
πŸ“Œ Masak besar 1.000 porsi β€” lodeh (hari pertama) & brongkos (hari kedua)
πŸ“Œ Pertunjukan tari Kampung Menari oleh 169 kampung di Kota Yogyakarta
πŸ“Œ Bregada dan Marching Band Perguruan Tinggi
πŸ“Œ Mlayu Bareng (lari malam), Senam Korpri, Lomba Foto Tokoh Malioboro
πŸ“Œ Fun Walk Museum Tour dan Konser Musik Titik Nol

Agenda ini diharapkan memberi pengalaman baru bagi warga dan wisatawan, sekaligus menghidupkan kembali denyut kreativitas di pusat kota budaya Indonesia.

Komitmen Pemkot: Ruang Publik Budaya yang Berkualitas

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menyampaikan bahwa penataan dan uji coba kawasan merupakan bagian dari upaya menjaga Malioboro tetap menjadi ruang publik yang nyaman dan aman bagi semua kalangan.

β€œDengan pengelolaan yang lebih baik, pengalaman pengunjung meningkat, aktivitas seni lebih berkualitas, dan dampak ekonomi bagi pelaku usaha juga semakin terasa,” ujarnya.

Malioboro Culture Vibes 2025 menjadi penegasan komitmen Pemkot Yogyakarta untuk merawat nilai-nilai Sumbu Filosofi sekaligus memperkuat Yogyakarta sebagai Kota Budaya Dunia.

Melalui penataan ruang publik, kebijakan pedestrian, dan kolaborasi lintas komunitas, Malioboro diarahkan menjadi kawasan wisata budaya yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan kenyamanan pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *