Warga Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung dengan Seutas Tali di Pohon Jati Samping Rumah

Penemuan terjadi pada Sabtu pagi di Padukuhan Genjahan. Petugas Polsek Ponjong bersama tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap korban.

MCI – Gunungkidul, DIY | Seorang warga berinisial SD (55), warga Padukuhan Genjahan, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, ditemukan meninggal dunia di sebuah pohon jati di samping rumahnya pada Sabtu (10/10/2026) pagi.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.30 WIB setelah seorang warga yang hendak menuju teras rumah melihat pakaian berupa jaket dan celana tergantung di pohon. Karena benda tersebut tampak menyerupai sosok manusia, saksi kemudian mendekat untuk memastikan apa yang dilihatnya.

Setelah diperiksa, saksi mendapati seorang laki-laki dalam kondisi tergantung menggunakan tali berwarna biru. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga warga sekitar mengetahui kejadian tersebut.

Informasi selanjutnya disampaikan kepada warga sekitar dan perangkat kalurahan sebelum diteruskan ke Polsek Ponjong.

Petugas Polsek Ponjong bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Ponjong I kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat gantung diri.

Lokasi penemuan korban berada di pohon jati yang terletak di samping rumah, dengan jarak sekitar 50 meter dari jalan umum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui memiliki riwayat sakit menahun semasa hidupnya. Namun, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban sebelum kejadian maupun hal-hal yang mendahului peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi orang-orang di sekitar kita. Masyarakat diharapkan saling memberikan perhatian dan dukungan, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi masalah kesehatan maupun persoalan pribadi.

Catatan redaksi: Pemberitaan ini disampaikan untuk kepentingan informasi publik, bukan untuk menginspirasi atau menormalisasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau orang terdekat sedang mengalami tekanan emosional berat, segera cari dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, psikolog, atau psikiater.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *