Mahasiswa UNY Tanamkan Jiwa Wirausaha, Siswa Binaan BRSPA Bimomartani Mulai Berani Bermimpi

Pendekatan Humanis dalam Sosialisasi Kewirausahaan Buka Harapan Baru bagi Anak-anak Rehabilitasi Sosial di Sleman

MCI – Sleman, DIY |Harapan baru tumbuh di Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA) Bimomartani, Sleman, saat mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar sosialisasi kewirausahaan bagi siswa binaan, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangkitkan kepercayaan diri dan mimpi masa depan para peserta.

Program yang merupakan bagian dari Pembelajaran Luar Kampus (PLK) inisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia ini bertujuan mendorong mahasiswa terjun langsung ke masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa menghadirkan pembelajaran praktis sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak sekadar menyampaikan materi kewirausahaan. Mereka mengajak siswa binaan berdiskusi tentang potensi diri, cita-cita, serta peluang usaha sederhana yang dapat dimulai dari lingkungan sekitar. Pendekatan ini terbukti efektif, terlihat dari keberanian sejumlah siswa yang mulai mengungkapkan ide dan impian mereka.

Ketua kelompok, Laksamana Indra Prasetyanto, menjelaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini. Menurutnya, para siswa binaan memiliki potensi besar yang perlu didukung dengan rasa percaya diri. Ia menegaskan bahwa kewirausahaan bukan hanya soal bisnis, melainkan keberanian untuk bangkit dan mandiri.

Baca juga :  https://mediacitraindonesia.com/sinergi-tanpa-batas-dandim-0730-gunungkidul-bersama-forkopimda-pantau-kesiapan-pos-pengamanan-idul-fitri-1447-h/

“Kalau mereka berani mulai dari hal kecil, itu sudah langkah besar. Kami ingin mereka percaya bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan,” ujarnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Interaksi antara mahasiswa dan siswa binaan diwarnai dengan diskusi santai, tawa, hingga momen refleksi yang mempererat kedekatan emosional. Bagi sebagian siswa, pengalaman ini menjadi titik awal untuk mulai memikirkan kehidupan setelah keluar dari balai rehabilitasi.

Salah satu siswa sekolah dasar, Riski, mengaku tertarik untuk berjualan susu dan ayam terinspirasi dari menu makanan di sekolahnya. Sementara itu, Hanif, siswa SMK, berencana membuka usaha bersama temannya agar dapat saling berbagi tugas dan lebih mudah dijalankan.

Kegiatan ini melibatkan tim mahasiswa yang terdiri dari berbagai program studi di UNY, yang secara aktif berkontribusi dalam memberikan motivasi dan wawasan kepada para siswa binaan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa UNY tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga menanamkan harapan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk tumbuh dan mandiri. Upaya kecil ini menjadi langkah nyata dalam membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak binaan di BRSPA Bimomartani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *