MCI – Sleman, DIY | SMK Kesehatan Binatama kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja dan berdaya saing global. Sebanyak 112 murid kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 resmi dilepas dalam acara pelepasan yang berlangsung khidmat di Prima SR Hotel & Convention, Sleman.
Kelulusan tahun ini mencatat capaian membanggakan dengan tingkat kelulusan 100 persen. Rinciannya, 35 murid dari Program Keahlian Teknologi Farmasi dan 77 murid dari Layanan Kesehatan dinyatakan lulus dan siap melanjutkan ke dunia kerja, pendidikan tinggi, maupun jalur wirausaha.

Kepala SMK Kesehatan Binatama, Nuri Hastuti, S.P.,Gr., M.K.M., mengungkapkan bahwa sebagian lulusan bahkan telah terserap di dunia industri sebelum resmi diwisuda. Menariknya, sebanyak 22 murid mengikuti program Kelas Akselerasi Bahasa Jepang dan tengah menjalani pemantapan sebelum diberangkatkan untuk bekerja di Jepang.
Baca juga :
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Tidak hanya terserap di dalam negeri seperti apotek, klinik, dan daycare, tetapi juga membuka peluang kerja hingga ke luar negeri,” ujarnya.
Acara pelepasan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikpora DIY Dr. Wiwik Indriyani, S.Pd., M.Si., Pengawas Pendamping Estika Widiatni, S.Pd., M.Pd., Ketua Yayasan Binatama Drs. Hj. Sugeng, Ketua Komite Sekolah Hj. Sulasmi, SH., serta jajaran Polsek Mlati.
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah memberikan penghargaan kepada para lulusan berprestasi. Rameyza Elya Chairunnisha dinobatkan sebagai lulusan terbaik Layanan Kesehatan, sementara Carissa Eka Widiastri meraih predikat terbaik Teknologi Farmasi sekaligus non-akademik. Penghargaan juga diberikan kepada 10 besar lulusan terbaik dan 25 lulusan berprestasi non-akademik.
Momentum ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan selama tiga tahun, ditandai dengan penyerahan kembali murid kepada orang tua/wali. Sekolah juga mengajak masyarakat serta alumni untuk berperan aktif mendukung program pendidikan, termasuk dalam sosialisasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Acara ditutup dengan suasana haru dan penuh motivasi melalui pantun dari kepala sekolah yang mengajak lulusan untuk terus fokus menatap masa depan dan menjadi generasi yang membanggakan bangsa.
Dengan capaian ini, SMK Kesehatan Binatama tidak hanya meluluskan siswa, tetapi juga menghadirkan generasi tenaga kesehatan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional.














