MCI – Gunungkidul, DIY | Event olahraga ekstrem bertajuk Handayani Rock Fishing Piala Kapolres Gunungkidul 2026 kembali digelar di Pantai Slili, wilayah Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini langsung diserbu ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang antusias mengikuti ajang memancing dari atas tebing tersebut.
Ketua panitia, AKP Wawan Anggoro Cahyo, mengungkapkan bahwa event berskala nasional ini terbuka untuk umum dan tidak hanya terbatas bagi warga Gunungkidul. Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 133 tim ambil bagian, dengan masing-masing tim terdiri dari empat orang pemancing.
“Jumlah peserta ini jauh melampaui target awal. Kami hanya menyiapkan 100 lapak, namun karena antusiasme tinggi, akhirnya kami tambah menjadi 133 lapak,” jelasnya.

Kompetisi memancing ekstrem ini berlangsung selama dua hari, dimulai Sabtu sore hingga Minggu (19/4/2026) siang. Para peserta menempati lapak-lapak yang tersebar di sepanjang tebing pantai kawasan Gunungkidul, yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi sekaligus potensi ikan laut besar.
Dalam perlombaan ini, panitia membagi dua kategori utama, yakni ikan terberat untuk jenis bersisik dan ikan terberat untuk jenis non-bersisik. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp43 juta, menjadikan event ini salah satu turnamen rock fishing paling bergengsi di wilayah selatan Yogyakarta.
Selain kompetisi, aspek keselamatan menjadi perhatian utama panitia. AKP Wawan mengingatkan seluruh peserta untuk selalu waspada mengingat lokasi memancing berada di tebing yang rawan risiko.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Selain itu, peserta juga kami minta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pantai,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa yang diwakili Wakapolres, Kompol Sumanto, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya event yang tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bentuk sinergi dalam mempromosikan potensi unggulan Gunungkidul, khususnya sektor kelautan, perikanan, dan wisata bahari,” ujarnya.
Mengusung konsep sport tourism, kegiatan ini diharapkan mampu mengangkat potensi wisata minat khusus di kawasan pesisir Gunungkidul. Selain menarik wisatawan, event ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal, terutama pelaku UMKM di sekitar pantai.
Dengan tingginya partisipasi dan dampak yang dihasilkan, Handayani Rock Fishing 2026 diyakini menjadi salah satu event unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat citra Gunungkidul sebagai destinasi wisata bahari berkelas nasional.
















