Pemancing Hilang di Pantai Wediombo, Petugas Temukan Motor dan Alat Pancing

Gelombang Tinggi Diduga Jadi Faktor Risiko, Pencarian Masih Terus Dilakukan

MCI – Gunungkidul, DIY | Seorang pemancing dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas memancing di spot Grendan, kawasan Pantai Wediombo, Kabupaten Gunungkidul, pada Sabtu (10/01/2026). Hingga Sabtu sore, tim gabungan masih melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Informasi hilangnya pemancing tersebut dibenarkan oleh Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Polres Gunungkidul, AKP Wawan Anggoro. Laporan diterima setelah warga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban tertinggal di area pantai.

“Laporan kami terima terkait dugaan seorang pemancing yang hilang. Saat ini masih dalam proses penyisiran di area pantai dan titik-titik yang dicurigai,” ujar AKP Wawan Anggoro saat dikonfirmasi.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan barang-barang yang diduga milik korban, berupa alat pancing serta satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih dengan nomor polisi AB 2450 XW yang terparkir tidak jauh dari bibir pantai. Temuan tersebut memperkuat dugaan korban masih berada di sekitar kawasan Pantai Wediombo saat kejadian.

Upaya pencarian melibatkan unsur Polairud Polres Gunungkidul, tim SAR, serta relawan setempat. Tim menyisir sepanjang garis pantai hingga perairan sekitar Pantai Wediombo. Namun, proses pencarian dihadapkan pada tantangan kondisi gelombang laut yang cukup tinggi di kawasan pantai selatan.

BACA JUGA :  https://mediacitraindonesia.com/di-tengah-pemangkasan-dana-desa-kalurahan-kepek-kabupaten-gunungkidul-tetap-eksis-lewat-investasi-lele-berkelanjutan/

Menurut AKP Wawan, karakter ombak besar dan arus kuat di wilayah tersebut menjadi salah satu faktor risiko bagi aktivitas memancing, terutama di titik-titik berbatu yang rawan terseret gelombang.

Seiring kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai selatan Gunungkidul.

“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para pemancing, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut serta menghindari lokasi rawan demi keselamatan,” tegas AKP Wawan Anggoro.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih dalam pendalaman dan proses pencarian terus dilakukan. Pihak kepolisian menunggu perkembangan lebih lanjut dari tim gabungan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *