MAK BUMDesma Arga Gemilang Terima Laporan Tutup Buku 2025, Aset Tembus Rp21 Miliar

Musyawarah Antar Kalurahan digelar Kamis (22/1/2026), laporan keuangan dan rencana kerja BUMDesma Arga Gemilang disahkan secara aklamasi, kinerja dinilai terus meningkat dan berdampak langsung bagi masyarakat.

MCI – Wonosari, Gunungkidul, DIY | Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Arga Gemilang menggelar Musyawarah Antar Kalurahan (MAK) pada Kamis (22/1/2026). Agenda utama dalam forum ini adalah Laporan Tahunan Tutup Buku Tahun 2025 serta Pengesahan Rencana Program Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) Tahun 2026.

Kegiatan yang dihadiri perwakilan dari 14 kalurahan ini menjadi momentum penting evaluasi dan perencanaan arah pengelolaan BUMDesma yang selama ini berperan langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat di wilayah Wonosari.

Pembina BUMDesma Arga Gemilang, Panewu Wonosari, Dwi Windarsih, S.E., M.Acc., menyampaikan bahwa MAK merupakan forum pertanggungjawaban pengelolaan keuangan sekaligus ruang transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan.

“Dalam musyawarah ini disajikan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan BUMDesma Arga Gemilang yang merupakan gabungan BUMDes dari seluruh kalurahan. Alhamdulillah, laporan pertanggungjawaban tahun 2025 dapat diterima secara aklamasi oleh seluruh peserta,” ujarnya.

Tak hanya laporan keuangan, rencana anggaran dan program kerja tahun 2026 juga disetujui bersama. Dwi Windarsih mengapresiasi capaian BUMDesma Arga Gemilang yang dinilai terus menunjukkan tren positif.

“Dari neraca yang disampaikan, total aset BUMDesma Arga Gemilang saat ini telah mencapai lebih dari Rp21 miliar. Ini capaian yang luar biasa. Kami terus mendorong agar pengelolaan ke depan semakin inovatif, termasuk memungkinkan pembentukan unit-unit usaha baru guna meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

Dari sisi pengawasan dan pendampingan, Lurah Kepek sekaligus Ketua Dewan Penasihat BUMDesma Arga Gemilang, Bambang Setiawan Budi Santoso, menilai kinerja BUMDesma mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga :  https://mediacitraindonesia.com/ptsl-2026-hadir-di-banjarejo-100-bidang-tanah-warga-siap-dilegalkan/

“Laporan tutup buku tahun 2025 menunjukkan adanya peningkatan baik dari sisi pendapatan maupun inovasi kegiatan. Salah satu program yang berjalan konsisten adalah pinjaman kelompok dengan sistem tanggung renteng, yang sudah berlangsung beberapa tahun terakhir,” ungkapnya.

Menurut Bambang, skema pembiayaan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat agar tidak bergantung pada pinjaman harian berbunga tinggi yang masih marak di wilayah Wonosari. Selain itu, BUMDesma juga menyediakan pinjaman perorangan dengan tenor tertentu yang dinilai lebih ringan dan terjangkau.

“Bunganya relatif rendah, dan untuk kelompok yang tertib serta disiplin dalam pengembalian, ada Insentif Pengembalian Tepat Waktu (IPTW) berupa undian berhadiah. Ini bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar kelompok tetap sehat dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur BUMDesma Arga Gemilang, Drs. H. Suharyanto, M.M., menjelaskan bahwa laporan tahunan merupakan bagian dari tanggung jawab operasional pengelola kepada seluruh anggota dan pemangku kepentingan.

“Dalam MAK ini kami menyampaikan laporan tutup buku tahun 2025 serta RAB dan program kerja 2026. Secara umum kondisi BUMDesma Arga Gemilang masih dalam posisi positif. Tahun 2025 kami mencatat capaian sekitar Rp4 miliar, dan setelah dikurangi biaya operasional, surplus mencapai lebih dari Rp1 miliar,” jelasnya.

Namun demikian, Suharyanto juga mengingatkan adanya tantangan ke depan, terutama terkait kedisiplinan pengembalian pinjaman. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keberlangsungan BUMDesma.

“Kami sangat bergantung pada kesadaran dan tanggung jawab masyarakat. Kalau ingin maju bersama, maka kewajiban juga harus dipenuhi bersama, termasuk dalam pengembalian pinjaman,” ujarnya sambil tersenyum.

Melalui MAK ini, BUMDesma Arga Gemilang menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai lembaga ekonomi desa yang sehat, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, sekaligus menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *