Dalam Satu Hari, Dua Warga Gunungkidul Ditemukan Meninggal Diduga Akibat Gantung Diri

Kasus terjadi di Tepus dan Gedangsari, salah satu korban tinggalkan surat wasiat terkait kondisi ekonomi

MCI – Gunungkidul | Dua peristiwa kematian diduga akibat gantung diri terjadi di Kabupaten Gunungkidul pada Senin (24/11/2025). Kedua kejadian berlangsung di lokasi berbeda, yakni di Kapanewon Tepus dan Kapanewon Gedangsari.

Peristiwa pertama menimpa WK (84), warga Padukuhan Tepus II, Kalurahan Tepus. Korban ditemukan meninggal pada Senin pagi dalam kondisi tergantung di area kebun milik warga setempat. Kejadian tersebut sempat mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Beberapa jam kemudian, peristiwa serupa terjadi di wilayah Padukuhan Plasan, Kalurahan Watugajah, Gedangsari. SL (59), seorang ibu rumah tangga, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada pukul 15.50 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya sepulang sekolah, yang melihat ibunya sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Anak tersebut kemudian berteriak meminta pertolongan warga.

Baca juga :  https://mediacitraindonesia.com/geger-paliyan-remaja-putri-nekat-lakukan-aksi-membahayakan-diri-di-jembatan-grogol-warga-langsung-bertindak/

Warga yang mendengar suara tersebut segera mendatangi rumah korban dan melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan, anggota Polsek Gedangsari bersama tim medis Puskesmas Gedangsari datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta evakuasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. SL dinyatakan meninggal karena dugaan gantung diri. Di lokasi, juga ditemukan sepucuk surat wasiat yang berisi keluhan mengenai kesulitan ekonomi yang dialami korban.

Imbauan

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan mental anggota keluarga serta segera mencari bantuan profesional apabila mengalami tekanan atau depresi berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *