MCI – Yogyakarta, DIY | Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Yogyakarta resmi mengumumkan penyelenggaraan Kejuaraan Balap Sepeda Tingkat Kota (Kejurkot) bertajuk Yogyakarta Criterium League 2026. Ajang ini akan digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, sebagai langkah strategis mendorong regenerasi atlet sepeda muda sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota ramah pesepeda.
Ketua ISSI Kota Yogyakarta, Danang Samsu, mengatakan Yogyakarta memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga sepeda. Tingginya antusiasme masyarakat, kuatnya komunitas, serta dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk melahirkan atlet berprestasi.
“Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya dan kota pendidikan, sekaligus kota yang ramah pesepeda melalui semangat Jogja Kota Sepeda. Antusiasme masyarakat terhadap olahraga sepeda sangat tinggi. Tantangan kami adalah bagaimana potensi itu diarahkan menjadi prestasi, khususnya melalui regenerasi atlet muda,” ujar Danang.
Ia menegaskan, Yogyakarta Criterium League 2026 dirancang sebagai wadah kompetisi yang sehat, inklusif, dan terstruktur agar minat bersepeda tidak berhenti pada level rekreasi semata.

“Melalui kejuaraan ini, kami berharap lahir bibit-bibit atlet sepeda berprestasi dan terbentuk ekosistem balap sepeda yang berkelanjutan di Kota Yogyakarta,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Yogyakarta Criterium League 2026, Liontin Evangelina Setiawan, menjelaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menampilkan kompetisi balap sepeda, tetapi juga dikemas sebagai ajang kolaborasi antara olahraga, komunitas, dan hiburan publik.
“Yogyakarta Criterium League bukan hanya soal balapan. Kami menggabungkan kompetisi utama dengan festival komunitas, booth UMKM dan sepeda, hiburan, hingga fun ride yang terbuka untuk masyarakat umum. Harapannya, acara ini bisa dinikmati oleh atlet, komunitas, dan warga Jogja secara luas,” jelas Liontin.
Dalam pelaksanaannya, Yogyakarta Criterium League 2026 menghadirkan Criterium Race sebagai kompetisi inti dengan kategori Road Bike (Pra-Youth, Youth, Junior) serta Fixie (Junior, Senior, dan Women Open). Selain itu, tersedia FnB & Community Booth yang menampilkan perlengkapan sepeda, apparel, teknologi olahraga, hingga UMKM lokal.
Acara juga akan dimeriahkan dengan Entertainment & Awarding Night berupa live music dan penyerahan piala, serta Fun Ride “Explore Jogja”, gowes santai dengan rute wisata yang terbuka bagi masyarakat umum.
Liontin menambahkan, hingga saat ini target 300 atlet peserta telah terpenuhi, mencerminkan tingginya antusiasme terhadap kejuaraan tersebut.
“Criterium adalah balapan dengan lintasan tertutup berbentuk sirkuit dan dilakukan dalam beberapa lap. Penentuan pemenang ditentukan oleh siapa yang pertama mencapai garis finis. Untuk menambah kemeriahan, kami juga menyiapkan fun games seperti balap karung, lomba lari, dan permainan interaktif,” ungkapnya.

Melalui Yogyakarta Criterium League 2026, ISSI Kota Yogyakarta menargetkan pengembangan bakat atlet sepeda muda, memperkuat regenerasi atlet binaan, memperkokoh citra Yogyakarta sebagai kota sepeda berkelas nasional, serta menumbuhkan semangat hidup sehat dan sportivitas di tengah masyarakat.
Kejuaraan ini akan berlangsung pada Sabtu, 24 Januari 2026, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, bertempat di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Menutup konferensi pers, Danang Samsu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung dan menyukseskan ajang ini.
“Yogyakarta Criterium League adalah milik bersama. Dukungan komunitas, media, sponsor, dan masyarakat menjadi kunci agar event ini bisa berkelanjutan dan terus berkembang ke depan,” pungkasnya.













