MCI – Gunungkidul, DIY | Seorang perempuan bernama Jumilah atau akrab disapa Bu Jumilah, warga Padukuhan Jatirejo RT 02/05, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, menjadi korban tindak kejahatan begal oleh orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Alas Ngobaran, wilayah Kalurahan Piyaman, pada Selasa (27/01/2025) saat korban pulang dari ladang.
Korban menuturkan, kejadian bermula ketika dirinya berjalan melewati jalur yang sepi. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal mendekatinya dengan berpura-pura menanyakan alamat. Tanpa diduga, pelaku langsung membungkam mulut korban dan menyeretnya ke semak-semak setelah memastikan kondisi sekitar dalam keadaan lengang.
Dalam situasi penuh kepanikan, pelaku sempat menggeledah kantong celana korban yang diduga mencari uang. Bu Jumilah mengaku berontak dan memohon agar tidak diperlakukan lebih jauh, seraya menawarkan agar pelaku mengambil uang yang ada di keranjang sepedanya.
“Kalau mau uang, ambil saja di keranjang sepeda, tapi saya jangan diperkosa,” ujar Bu Jumilah menirukan ucapannya saat kejadian.
Mendengar permintaan tersebut, pelaku langsung mengambil dompet yang berada di keranjang sepeda korban dan melarikan diri. Namun setelah diperiksa, dompet tersebut hanya berisi uang tunai sebesar Rp60 ribu.
Sementara itu, Lurah Gari, Widodo, membenarkan adanya kejadian begal yang menimpa warganya. Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga Kalurahan Gari dan Gunungkidul secara umum, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di ladang maupun melintas di kawasan sepi.
“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati, tidak membawa uang atau barang berharga secara berlebihan, serta selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal,” tegas Widodo.
Pihak kalurahan berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat lebih waspada dan peristiwa serupa tidak kembali terjadi, terutama di jalur-jalur rawan dan minim aktivitas warga.
















