MAK BUMDesma Murakabi Digelar di Terbah, Bahas Laporan 2025 dan Rencana Kerja 2026

Pendapatan Lampaui Target, Penguatan UMKM dan Efisiensi Operasional Jadi Fokus Pengembangan BUMDesma Patuk

MCI – Gunungkidul, DIY |  Musyawarah Antar Kalurahan (MAK) BUMDesma Murakabi Kapanewon Patuk digelar di Balai Kalurahan Terbah, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (4/2/2026). Agenda utama musyawarah ini membahas laporan pertanggungjawaban kegiatan tahun 2025 sekaligus pengesahan rencana kerja tahun 2026.

Direktur BUMDesma Murakabi Kapanewon Patuk, Mugi Riyanto, menyampaikan bahwa kinerja BUMDesma sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang cukup positif. Pendapatan tercatat mencapai sekitar 184 persen, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 152 persen. Capaian tersebut berarti terjadi over target sekitar 21 persen dari rencana yang ditetapkan sebelumnya.

Meski demikian, Mugi mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan BUMDesma, khususnya terkait biaya operasional yang cukup besar. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya penambahan modal setiap tahun, sehingga laju perkembangan usaha dinilai masih relatif lambat dibandingkan BUMDesma di wilayah lain.

“Secara pendapatan kami surplus dan mengalami kenaikan, tetapi beban operasional masih cukup tinggi sehingga penambahan modal belum bisa maksimal. Ke depan, harapannya ada dukungan tambahan, misalnya melalui dana hibah atau bantuan pemerintah, agar pengembangan usaha bisa lebih pesat,” ujar Mugi.

Ketua MAK BUMDesma Murakabi, Catur Bowo, mengapresiasi kelancaran jalannya musyawarah. Menurutnya, forum MAK menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi dan masukan dari perwakilan kalurahan demi penguatan BUMDesma ke depan.

BACA JUGA :  https://mediacitraindonesia.com/disorot-publik-kuasa-hukum-tckn-buka-suara-soal-polemik-gedung-hanoman/

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar sesuai rencana. Banyak masukan dari peserta musyawarah yang nantinya akan menjadi bahan perbaikan pengelolaan BUMDesma Murakabi,” katanya.

Catur Bowo menambahkan, ke depan BUMDesma Murakabi akan lebih difokuskan untuk mendukung pengembangan UMKM masyarakat. Akses permodalan akan dipermudah, namun tetap melalui mekanisme seleksi dan disertai pengawasan terhadap penerima manfaat agar dana yang digulirkan benar-benar produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Panewu Patuk, Baryono Buang Prasetyo, S.Sos, menyambut baik pelaksanaan musyawarah dan laporan pertanggungjawaban BUMDesma Murakabi. Ia menilai MAK merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan badan usaha milik antar kalurahan.

“Aspirasi yang muncul dalam musyawarah ini merupakan dinamika yang wajar. Harapannya, jajaran dewan penasihat dan pengurus dapat menindaklanjuti masukan tersebut sepanjang sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Melalui MAK ini, diharapkan BUMDesma Murakabi Kapanewon Patuk dapat terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi antar kalurahan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan perekonomian lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *