MCI – Gunungkidul, DIY | Memasuki hari ke-13 pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026, petugas gabungan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kendaraan atau ramp check di kawasan wisata Pantai Kukup dan area parkir lantai Pantai Drini, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pencegahan menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah guna memastikan keselamatan masyarakat pengguna transportasi.
Operasi yang berlangsung sejak 2 Februari hingga 15 Februari 2026 tersebut melibatkan berbagai instansi, di antaranya Polda DIY melalui Ditlantas Polda DIY, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Gunungkidul, BPTD Kelas II Yogyakarta, serta Denpom IV/2 Yogyakarta.
Kasubsatgas Dikmas Operasi Keselamatan Progo 2026, Kompol Surahman S.Sos, M.A.P menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada kendaraan angkutan orang maupun barang sebagai upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas.

“Tujuan ramp check ini adalah langkah preventif untuk memastikan kendaraan yang digunakan masyarakat benar-benar layak jalan, terutama menjelang Lebaran,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa 5 kendaraan angkutan. Hasilnya, 4 kendaraan dinyatakan layak jalan, meski terdapat kelengkapan administrasi yang masih dalam proses. Sementara satu kendaraan diketahui mengalami keterlambatan pembayaran pajak dan asuransi, namun secara teknis masih layak beroperasi.
Petugas memberikan teguran kepada perusahaan dan pengelola armada agar segera melengkapi kewajiban administrasi, termasuk pajak kendaraan dan iuran wajib penumpang. Jika ditemukan kerusakan berat seperti rem tidak berfungsi, kendaraan akan diganti dan tidak diizinkan beroperasi. Namun hingga saat ini tidak ditemukan kendaraan yang harus diganti.
Selain pemeriksaan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada sopir dan pengelola angkutan terkait pentingnya perawatan kendaraan, kepatuhan regulasi, serta keselamatan penumpang.
Salah satu sopir angkutan asal Kediri, Rafael, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan yang dilakukan Polri dan instansi terkait.
“Kegiatan seperti ini memang sangat penting. Banyak oknum sopir yang masih mengabaikan keselamatan, baik dari kondisi kendaraan, pajak maupun kelengkapan lainnya. Saya sangat mendukung karena ini demi keselamatan penumpang dan juga kami sebagai pengemudi,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Progo 2026 diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat serta pelaku transportasi dalam mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan. Kegiatan serupa akan terus digelar di sejumlah titik strategis hingga penutupan operasi.
Melalui langkah ini, aparat berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik Lebaran 1447 Hijriah dengan aman, tertib, dan selamat.
















