Film Dalam Sujudku Angkat Kisah Cinta, Kesetiaan, dan Keikhlasan dalam Bingkai Religius

Mengisahkan Long Distance Marriage, Film Ini Tekankan Makna Memaafkan dan Pentingnya Komunikasi Rumah Tangga

MCI – Yogyakarta | Film Dalam Sujudku hadir sebagai tontonan drama religi yang menyatukan kisah percintaan, kesetiaan, dan nilai-nilai keimanan dalam satu alur cerita yang menyentuh. Film yang dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026 ini mengangkat realitas rumah tangga jarak jauh atau Long Distance Marriage yang dialami pasangan Aisyah dan Farid.

Cerita berpusat pada Aisyah, seorang istri yang harus menghadapi ujian berat ketika suaminya, Farid, tergoda kesepian saat bekerja di Jakarta dan menjalin hubungan dengan perempuan lain bernama Rina. Konflik tersebut menjadi titik balik perjalanan batin Aisyah dalam memaknai keikhlasan, pengampunan, serta janji kepada Allah untuk mempertahankan keutuhan keluarganya.

Sutradara Dalam Sujudku, Rico Michael, menjelaskan bahwa pesan utama film ini adalah tentang memaafkan secara tulus dan menjalani takdir dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, cinta sejati tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam tindakan dan diserahkan sepenuhnya kepada Tuhan melalui doa dan sujud.
“Kalau cinta sudah diucapkan, sudah ada dalam tindakan, dan sudah dibawa dalam sujud, tidak perlu lagi pembuktian lain,” ujarnya.

Baca juga :  https://mediacitraindonesia.com/pelajar-sma-yang-mulai-menulis-sejak-smp-bedah-buku-terralogika-di-wates/

Sementara itu, aktor Dennis Adiswara yang berperan sebagai Ustadz Imam Yusuf menggambarkan sosoknya sebagai figur bertanggung jawab dan memiliki peran penting dalam kehidupan Aisyah dan Farid sejak kecil hingga menikah. Ia juga menyampaikan pesan harapan bagi penonton yang tengah menghadapi keputusasaan agar sejenak berhenti, menenangkan diri, dan berserah kepada Tuhan melalui doa.

Aktor Marcel Darwin menuturkan bahwa tantangan terbesarnya dalam proses produksi justru terletak pada izin dari sang istri. Ia meyakini bahwa restu keluarga menjadi keberkahan tersendiri dalam berkarya. Selain itu, Marcel menekankan bahwa film ini membawa pesan kuat tentang pentingnya komunikasi dalam setiap hubungan. Menurutnya, komunikasi adalah hal paling dasar namun sering kali terlupakan, padahal menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.

Karakter Aisyah digambarkan sebagai sosok perempuan berhati baik dan berpikiran positif. Aktris Vannesa Inez yang memerankan karakter tersebut berharap film ini dapat memberikan kekuatan bagi para istri di Indonesia bahwa kesabaran yang dijalani dengan cara baik tidak pernah membawa kerugian.

Pendatang baru Momo Moriska juga turut berbagi pengalamannya, meski baru pertama kali terlibat dalam film layar lebar. Ia mengaku terbantu oleh dukungan rekan-rekan pemain yang membuatnya cepat beradaptasi. Momo berharap film ini dapat mengajak penonton untuk saling mendukung, terutama bagi mereka yang berada dalam posisi sulit seperti Aisyah.

Dengan alur emosional yang kuat dan pesan religi yang mendalam, Dalam Sujudku diharapkan menjadi refleksi bagi pasangan suami istri tentang makna cinta, kesetiaan, dan komunikasi dalam menghadapi ujian rumah tangga. Film ini dijadwalkan tayang pada tahun 2026 di bioskop-bioskop kesayangan penonton Indonesia.

Jangan lupa saksikan film Dalam Sujudku, sebuah kisah tentang cinta yang diuji dan dikuatkan dalam sujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *