MCI – Boyolali, Jateng | Kabupaten Boyolali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah penggerak pembangunan desa nasional. Pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026, Bupati Boyolali Agus Irawan menerima penghargaan nasional atas komitmen dan dukungannya dalam menyukseskan penyelenggaraan agenda strategis tersebut.
Penghargaan diserahkan pada acara puncak yang digelar di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/1/2026), dan dihadiri puluhan ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Boyolali dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan nasional, sekaligus simbol kuatnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan desa.

Selain Bupati Boyolali, penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Blora sebagai kepala daerah inovatif dalam pengembangan Desa Tematik Ketahanan Pangan Padi Organik, serta kepada ahli waris pencipta lagu “Desa” El Manik dan Prof. Siti Zuhro atas kontribusi pemikiran dan kebudayaan desa.
Puncak Hari Desa Nasional 2026 merupakan penutup dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak 10 Januari 2026. Berbagai aktivitas sosial, ekonomi, hingga edukatif digelar untuk memperkuat peran desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
Kegiatan tersebut meliputi gerakan bakti desa melalui aksi bersih-bersih tempat ibadah, jalan sehat, donor darah, hingga liga sepak bola desa dari babak semifinal hingga final. Tak hanya itu, kegiatan e-sport desa, coaching koperasi desa (Kopdes) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) turut menjadi perhatian generasi muda dan pelaku ekonomi desa.
Dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi, panitia juga menggelar pameran potensi unggulan desa, pasar murah, serta seminar dan lokakarya pembangunan desa. Sementara di sisi budaya, masyarakat disuguhkan layar tancap Festival Film Desa yang mengangkat kisah dan identitas lokal.
Puncak acara dihadiri oleh seluruh kepala desa se-Jawa Tengah, Asosiasi Desa se-Indonesia, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jawa Tengah dan Boyolali, Forkopimda, Ketua PKK se-Jawa Tengah, serta para menteri Kabinet Merah Putih, menandai kuatnya dukungan lintas sektor terhadap agenda pembangunan desa.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 dipersembahkan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, dengan dukungan berbagai BUMN strategis, di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Pupuk Indonesia, dan PT Bank Syariah Indonesia (Tbk).
Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, Boyolali tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menegaskan diri sebagai model daerah yang konsisten mendorong desa maju, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan nasional berbasis desa.













