MCI – Gunungkidul, DIY | Lurah Gari, Widodo, bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa pembegalan yang menimpa salah satu warganya. Pada Rabu (28/01/2026), Lurah Gari turun langsung meninjau lokasi rawan di kawasan Alas Ngobaran, wilayah terjadinya aksi kejahatan tersebut.
Peninjauan lokasi dilakukan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Dukuh setempat, sebagai bentuk kepedulian dan langkah nyata pemerintah kalurahan dalam memastikan keamanan serta keselamatan warga.
Lurah Gari, Widodo, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan, memetakan titik-titik rawan, serta memperkuat koordinasi lintas unsur dalam upaya pencegahan tindak kriminal serupa.
“Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk tanggung jawab bersama untuk melindungi warga,” ujar Widodo di sela peninjauan.
BACA JUGA : https://mediacitraindonesia.com/gempa-gunungkidul-rusak-gedung-taman-budaya-plafon-auditorium-ambrol/
Dalam kesempatan tersebut, Lurah Gari juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, terutama saat beraktivitas di ladang, melintasi kawasan sepi, maupun ketika meninggalkan rumah.
Ia menekankan pentingnya tidak membawa barang berharga secara berlebihan, menghindari berjalan sendirian di lokasi rawan, serta memastikan rumah dalam kondisi terkunci saat ditinggal beraktivitas.

“Kewaspadaan dimulai dari diri sendiri. Jangan lengah, selalu perhatikan lingkungan sekitar, dan pastikan rumah terkunci demi keamanan keluarga,” tegasnya.
Selain itu, Lurah Gari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali kepedulian lingkungan, saling mengingatkan antarwarga, serta segera melapor kepada perangkat kalurahan atau aparat keamanan apabila menemukan hal-hal mencurigakan.
Pemerintah Kalurahan Gari berharap dengan sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah kalurahan, situasi kamtibmas dapat tetap terjaga dan warga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan tenang.















